Kimin adalah orang terkenal kedua di perusahaan tempat ia bekerja. Orang yang paling terkenal di perusahaan itu adalah Si Bos. Bukan terkenal karena perilaku baiknya, melainkan karena perilakunya yang aneh dan diluar akal sehat manusia sehat. Ketenaran Kimin terdongkrak karena Si Bos yang selalu menanyakan keberadaan Kimin. Ya, kemanapun Si Bos berada, apapun yang sedang Si Bos lakukan, serta bagaimanapun cara Si Bos melakukan pekerjaannya, Kimin tidak pernah jauh dari sisi kanannya. Si Bos membutuhkan Kimin untuk membantunya bekerja, maupun sekedar mengisi waktu luang.Friday, April 30, 2010
Kenalkan, Benda Ini Namanya Bebe
Kimin adalah orang terkenal kedua di perusahaan tempat ia bekerja. Orang yang paling terkenal di perusahaan itu adalah Si Bos. Bukan terkenal karena perilaku baiknya, melainkan karena perilakunya yang aneh dan diluar akal sehat manusia sehat. Ketenaran Kimin terdongkrak karena Si Bos yang selalu menanyakan keberadaan Kimin. Ya, kemanapun Si Bos berada, apapun yang sedang Si Bos lakukan, serta bagaimanapun cara Si Bos melakukan pekerjaannya, Kimin tidak pernah jauh dari sisi kanannya. Si Bos membutuhkan Kimin untuk membantunya bekerja, maupun sekedar mengisi waktu luang.Wednesday, April 28, 2010
Hari Ini Hari Kedua
Ya, hari ini adalah hari kedua Kimin bekerja sebagai OB pribadinya Si Bos. Kimin sudah dinyatakan lulus oleh Si Bos. Kemarin sore, Kimin mendapatkan sebuah traktiran ketoprak oleh seorang karyawati. Seingat Kimin, memang kemarin ada yang berjanji akan mentraktir dirinya jika ia lulus sebagai OB pribadinya Si Bos. Saat ini Kimin sedang duduk di kursinya, kursi yang disediakan khusus untuknya. Sambil menunggu kedatangan Si Bos, Kimin mengingat-ingat betapa karyawan-karyawati di kantor ini sangat ramah pada dirinya. Lihat saja, pada saat kimin memasuki pintu depan kantor ini, Kimin sudah langsung dikenali dan disapa ramah oleh banyak orang. Walaupun sebenarnya Kimin tidak mengenali satu pun dari mereka, Kimin tetap membalas semua sapaan itu dengan anggukkan kepala dan senyuman yang tulus. Kimin hanya dapat bertanya-tanya pada keadaan, “Kenapa saya teh terkenal pisan (terkenal sekali.red) di kantor ini? Padahal kan saya baru kerja dua hari kan.”.
Ada Kimin Baru
Di suatu pagi, sekitar pukul 7, seorang lelaki umur 40an sedang bersiap menuju kantornya. Setelan kemeja putih, celana bahan mulus warna hitam, lengkap dengan sepatu kulit khas orang kantoran, duduk di dalam kabin mobil bagian depan dan mengatur playlist lagu untuk perjalanannya ke kantor. Maklum, hidup di Jakarta harus dapat bertahan hidup dengan kalimat "Bukan Jakarte kalo kaga' ada macetnye". Sambil menunggu temperatur mobilnya stabil, dia membuka dan memainkan ponselnya, dan menjalankan beberapa aplikasi situs pertemanan yang sekarang sedang trend. Dalam sebuah jaringan yang bernama Twitter, dia menuliskan "Hari ini ada Kimin baru. Semoga dia pantas untuk si bos dan bertahan..".
Kimin?
Kimin?
Subscribe to:
Posts (Atom)
